Dikunjungi Teman

Beberapa hari yang lalu teman lama sekaligus teman baru datang ke Jakarta untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan yang harus diselesaikan, katanya. Tiga teman ini adalah mereka para entrepreneur muda di Jogja. Ah berkali kali harus salut sama perjuangan mereka yang aku yakini gak semulus para pencari kerja *tunjuk diri sendiri*

Sebagai orang yang sebenernya males banget diajakin ketemuan apalagi ketika tenaga udah exhausted karena lembur malam itu, rugi rasanya kalau kesempatan ngobrol sama tamu tamu Jogja ini dibiarkan lewat begitu aja. Jadilah kami bertemu di McD Salemba.

Mas Arief, Mas Manda dan Mas Genta.
It’s been long time setelah pertemuan yang gak sengaja di Bandung sekitar bulan Juni 2014 lalu, ternyata banyak banget hal yang berubah dari banyak aspek, mulai dari kehidupan ya tentu aja cinta juga hihihihi. well but that’s not the focus.

Sebenarnya mungkin ini pertemuan biasa untuk mereka, tapi entah buatku ini kayak recharge energi positif dalam diri. Sejujurnya bekerja di ibukota hampir menguras pikiran-pikiran postif yang harusnya dikembangbiakkan. Ya, kami banyak sekali bercerita, yang paling aku suka adalah racauan tentang usaha dan bisnis yang mereka jalani,

Siapa yang nyangka kalau ternyata hobi yang selama ini Mas Arief lakukan bisa berujung jadi bisnis yang menyenangkan. Awalnya cuma sering iseng upload berbagai kuliner di Jogja akhirnya sekarang akun instagramnya bisa menjadi “7 akun Instagram Kuliner Populer di Indonesia” versi techinasia. Seru ya.

Instagram @kulineryogya


Nah sebelumnya dan sampai saat ini Mas Arief memang udah punya bisnis yang sama di bidang kuliner yaitu Buryam Djuragan bareng sahabatnya Mas Mampul. Ya kayaknya gampang, cuma bubur ayam kan kesannya, tapi ternyata dengerin prosesnya selama ini juga gak gampang. Makanya kenapa aku sendiri harus mengaku salut sama mereka. 

Another story, Mas Genta.
It was my first time met him, karena sebelumnya belum pernah kenal di Jogja. Mungkin karena umur terlalu jauh kali ya *ampun*
So glad to knew him as entrepreuner too. Mas Genta ternyata punya konsultan bisnis “Eureka Consultant” yang udah lumayan punya pengalaman di Jogja. Dan baru sadar kalau ternyata teman-teman kuliah seangkatan komunikasi UGM banyak yang ikut gabung untuk develop Eureka termasuk Mas Arief dan Mas Manda sebagai trainer di Eureka. Selain jadi konsultan bisnis, Eureka juga sering sharing di bidang komunikasi, leadership dan career development. 

eureka-consultant.com

Mas Genta merintis Eureka mulai 2010 dan tentunya pilihan menjadi konsultan adalah keputusan yang jauh dari kata mudah. Berani memilih untuk memulai bisnis daripada menjadi pekerja profesional adalah keberanian yang tidak biasa buatku. Banyak diskusi, pertimbangan, kerja keras dan tentunya doa di balik itu semua. 

The point are, they’re good people.
Berjam-jam lebih obrolan di McD Salemba, kemudian Ragusa dan beberapa tempat lainnya bikin aku membuka mata kalau ternyata banyak hal yang bisa dilakukan di luar sana untuk kebaikan tentu dengan caranya masing-masing. Another thing yang lumayan nampar adalah, they do job cause they loved to. Hobinya, kesukaan mereka bisa menghasilkan uang. Bukan berarti kemudian membuat pekerjaan mereka tidak jenuh, tapi paling tidak mereka hidup di alurnya, on their path with happiness of course ya. Keberanian mereka untuk menjalani usaha yang tentunya sangat berlawanan dengan alur para pencari kerja yang kemudian menjadi pegawai. 

That’s why i write this karena sadar atau tidak mereka banyak kasih inspirasi. Banyak hal yang bikin iri, tapi Mas Arief bilang kalau mereka pun juga sering iri sama pegawai. What a life ya. Berarti tandanya kita memang harus bersyukur sama apa yang udah kita dapat dan harus jalanin semuanya sebaik mungkin diiringi doa.

Pertanyaan lain yang juga bikin tertampar malam itu ketika Mas Genta melemparkan satu pertanyaan “apa mimpi kamu ke depan, Tik”

Ya mungkin dunia tahu banget aku pengen banget punya bisnis sendiri sama kaya mereka, tapi gatau mau mulainya dari mana, apa, sama siapa, rencananya apa dan hal-hal menakutkan lainnya. Tiga kata yang jadi jawaban dari kegelisahanku malam itu dari Mas Genta, As startup, lakukan usaha yang mudah, murah dan mahir. ya ya yaaaaa~

Setelah berjam-jam lamanya, ngobrol ngalur ngidul sayangnya kami harus dipisahkan malam, padahal masih banyak sekali yang ingin aku tahu dari mereka. Aku sangat menunggu pertemuan-pertemuan berikutnya. Kembali mengisi energi positif dan semangat belajar yang selama ini tertimbun di polusi Jakarta.



Well, thank you guys for sharing everythings ya mas mas Jogja 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s