Ini tanggal satu, besok tanggal dua.

Aku mau menulis. Entah untuk apa entah untuk siapa. Yang aku tahu hari ini dan seminggu kemarin menyenangkan.

Kalender bilang besok tanggal dua. Dua agustus dua ribu empat belas. Entah kenapa tanggal ini sangat berarti untukku. Tanggal yang membuatku gemetar mengingatnya. Tanggal yang membuat dadaku sesak membayangkannya.

Hari ini tanggal satu, besok tanggal dua. Aku hanya ingin berdoa. Semoga kebaikan selalu datang dari segala penjuru. Semoga rahasia perlahan lahan terungkap sehingga tebakan atas kebaikan tersingkap. Semoga insan insannya yang masih mencari segera menemukan jati diri hingga mantap menapak di bumi.

Karena besok tanggal dua. Aku ingin menyampaikan bahwa aku baik saja. Sekelilingku mencintaiku dengan cara caranya. Aku yakin kamupun begitu. Banggalah dengan capaian capaian yang telah kita raih. Karena menuju akhir selalu dimulai dari awal.

Kalau besok tanggal dua. Maka dua tahun lalu aku telah mengikat diri dengan resiko serta segala akibat yang akan menjatuhi hati. Namun aku nikmati karena diriku saat ini tidak akan terbentuk apabila dua tahun lalu tidak pernah terjadi.

Terima kasih tanggal dua yang kedua. Mungkin Tuhan telah menciptakan skenario serta naskah film yang hebat dengan ending yang berbahagia.
Aamiin. Astungkara.

Advertisements