Pagi berbeda

Biasanya pagiku terisi dengan sapaan manis yang seketika menjadi penyemangat hari.
Bahkan efeknya bisa sampai malam mendekati jam tidurku.
Namun pagi ini dan mungkin seterusnya aku harus mencari sendiri pengganti itu.
Dua tahun pagiku menemani dan tidak berhenti menari nari.
Betapa sulitnya harus mencari pagi lagi.
Bahkan aku belum mengerti apa sebenarnya arti pagi apabila pencetusnya telah hilang.
Semoga pagi lainnya tidak ikut menghilang.
Tetaplah bersama kami, pagi.
Tidak akan ada yang berubah, karena saat ini kami tetap menikmatimu.
Hanya caranya saja yang berbeda.
Pagi pertama setelah malam itu.

Advertisements

2 thoughts on “Pagi berbeda

  1. “We're not yet complete as a human,

    Before we became part of a struggle

    That is bigger than ourselves.”

    -Prabowo Subianto

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s