Sampai Waktunya Datang…

Suatu hari. Ketika emosiku mendarah daging hingga menyemburkan api amarah dan deru nafas yang memburu. Seseorang yang menjadi awal dari derai air mata ini mengalir meyakinkan aku dengan sebuah kalimat.
Bertahan.
Sampai waktunya datang.
Aku pasti akan menemukanmu.
Seketika semuanya luluh. Lara itu seakan pergi dengan kilatan.
Jarak ini telah memulai cerita baru. Cerita yang tidak mudah untuk dijalani, namun harus dijaga. Dipertahankan. Tangisku sudah tak berguna. Yang aku inginkan hanya menanti senyuman itu kembali pada saatnya. Hingga akhirnya kami bersama. Aku hanya harus bertahan dan yakin dia akan menemuiku sampai waktunya datang. Goodnight 🙂
P.S: just realized that The Finest Tree already said it in “Sampai Waktunya Datang”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s