Ketika kata tak mampu menerjemahkan rasa.

Siapa yang bisa menjelaskan bahagia?
Apa tolak ukur dari bahagia? 
Dimana bisa menemukan bahagia?
Darimana datangnya bahagia? 
Kapan bisa merasa bahagia?

Seseorang pasti pernah merasakan bahagia, Tuhan begitu baik. 
Tapi tidak akan pernah ada kata yang mampu mendiskripsikan apa itu bahagia sebenarnya…

Bahagiaku bukan bahagiamu.
Bahagiamu bukan bahagianya.
Bahagia kalian bukan bahagia mereka.

Ketika bahagia bertandang, aliran darah memacu, mengalir sempurna. 
Tidak ada satupun organ tubuh yang tak dialiri aura positifnya.
Begitu hebatkah bahagia?

Aku rasa bahagia adalah hak setiap manusia bahkan makhluk di muka bumi.
Bahagia bebas diraih oleh siapapun.
Karena bahagia yang membuat kita hidup di alam semesta ini, bahkan iblis sekalipun.

Temukan bahagiamu.
Pertahankan bahagiamu.
Kita hidup untuk bertemu bahagia.
Bukan meninggalkan bahagia.

Akupun begitu.
Aku bertemu bahagia, meski aku tak tahu apa itu. Aku hanya merasakannya.
Mungkin inilah saat ketika kata tak mampu menerjemahkan rasa.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s