Kenapa Nulis?

beberapa hari lalu saya baru aja ngetweet sebuah kalimat yang menjadi awal mula kenapa akhirnya saya bikin blog dan mulai mengikatkan diri dengan dunia tulis menulis ini. 

khayalan dan mimpi hanya jadi sia-sia kalo cuma dibiarkan melayang dan kemudian hilang, mending ditulis. toh sama gratisnya 🙂

awalnya gapernah pengen punya blog, karena asumsi saya : yang punya blog ya cuma orang pinter.
Saya? nyerempet pinter aja juga engga.
Akhirnya di akhir tahun 2009 coba iseng jalan-jalan ke akun blog temen, jadi ikut tertarik untuk mulai nulis di blog. Ya awalnya memang bingung mau nulis apa, jarang jalan-jalan, gabisa bikin puisi apalagi cerita – cerita fiksi, mau galau malu, share infromasi kok ga pede. 
Tapi yaudahlah, masa kita gatau mau ngapain dirumah sendiri? 

Akhirnya putritikapratiwi.blogspot.com lahir.
Ga banyak yang saya tulis sebagai sajian di rumah sederhana saya ini, karena sebagian hanya rangkuman inti hari. Ya terkadang moment-moment spesial bagi hidup sayalah yang saya tumpahkan menjadi tulisan di blog saya.

awalnya saya menulis cuma buat eksistensi, ngisi kolom website di profile facebook ataupun twitter. cari perhatian siapatau ada yang mau deketin dan pengen tau saya lebih tapi malu kalo nanya langsung, jadi kan bisa kepoin lewat blog *ngarep*
tapi makin kesini, nulis itu udah menjadi kenikmatan tersendiri, apalagi kalo liat ada yang comment di postingan. rasanya seneng banget.
hal itu yang makin memotivasi diri buat makin banyak nulis dan meningkatkan mutu tulisan.

Kebetulan dari tahun ke tahun banyak pengalaman dan segala macam gonjang ganjing kehidupan yang sekiranya pantas dipentaskan dalam panggung dunia maya. jadi akhirnya kurang lebihnya pengalaman hidup saya, saya share di blog. Tujuannya cuma satu, biar saya bisa inget kembali apa aja yang saya sudah lakukan di hidup saya ini, mengingat memori otak saya lebih lemah dari flashdisk 128mb, untung-untung juga kalo ada yang liat. MY BIG PLEASURE! 🙂

Sampai akhirnya kurang lebih 4 tahun saya berkecimpung dalam dunia tulis menulis, dan sekarang sahabat saya punya hobi yang sama. jadi saya punya pembaca tetap untuk blog saya. Itu juga yang bikin saya makin semangat menulis, merasa harus bertanggung jawab dengan tulisan saya. 
Ternyata gak cuma itu yang saya dapatkan, gak nyangka banget tepat seminggu yang lalu ayah saya dengan caranya bisa masuk ke blog saya, dan kemudian beliau banyak sekali mengomentari tulisan saya. Bahagianya tiada tara. 

Jadi sebenernya menulis itu asyik.
Menulis gak cuma buat orang pinter, aktivis, jurnalis dan lainnya. Menulis itu halal. 
Kita kan calon orang berpengaruh di dunia, jadi alangkah disayangkan jika kita melewatkan setiap kejadian di hidup kita begitu aja tanpa adanya dokumentasi.
Paling engga, sebuah tulisan itu bisa dijadikan refleksi diri. 

Ya tulisan ini sekedar kicauan aja sebenernya, tidak memaksa. Tiap orang punya passionnya masing-masing.
Soalnya saya berasumsi jika menulis adalah sikap paling sederhana untuk menghargai diri sendiri dan memaknai hidup *asek*
Temen saya bilang hanya tulisan yang menjadi bukti keberadaan sebuah peradaban.

Mari menulis 🙂
Advertisements

5 thoughts on “Kenapa Nulis?

  1. saya sendiri selalu menganggap tulisan sebagai salah satu mesin waktu. suatu saat jika ingatan sedang berkhianat dan membikin kita lupa, membaca tulisan-tulisan lama adalah salah satu hal akan membuat kita kembali ingat 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s